JARUM OSE PDF

Masuk Daftar Whatsapp info medicalogy. Alat Cek Darah. Timbangan Badan. Perawatan Gigi dan Mulut. Alat Pijat Elektrik. Humidifier dan Pembersih Udara.

Author:Dougami Zolokus
Country:Jamaica
Language:English (Spanish)
Genre:Relationship
Published (Last):14 January 2016
Pages:199
PDF File Size:14.68 Mb
ePub File Size:16.76 Mb
ISBN:789-5-41204-969-4
Downloads:22284
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Kigazshura



Posting Komentar. Contoh yang diuji ditumbuhkan terlebih dahulu pada media pengkayaan dan dideteksi dengan menumbuhkan pada media agar selektif. Koloni-koloni yang diduga Vibrio cholera pada media agar selektif diisolasi kemudian dilanjutkan dengan konfirmasi melalui uji biokimia dan uji serologi untuk meyakinkan ada atau tidaknya Vibrio cholerae. Vibrio cholerae V. Media dan Pereaksi. Prosedur Pengujian. Homogenasi selama 2 menit - 3 menit. Homogenat ini merupakan larutan dengan pengenceran 1 : Siapkan 1 set pengenceran dengan cara melarutkan 1 ml Homogenat di atas kedalam 9 ml APW.

Lakukan pengenceran sesuai dengan pendugaan kepadatan populasi contoh. Isolasi V. Tanpa mengocok tabung, ambil 1 ose dari setiap tabung yang positif keruh pada setiap pengenceran sedalam 1 cm dari permukaan cairan dan goreskan ke dalam TCBS agar. Amati keberadaan V. Koloni V. Media TSA slant. Uji Biokimia Pendahuluan. Uji Oksidasi. Teteskan 2 — 3 tetes pereaksi oksidase pada koloni bakteri dan amati reaksinya.

Reaksi positif ditunjukkan dengan terbentuknya warna biru tua pada koloni. Uji oksidase dapat juga dilakukan dengan menggunakan. Reaksi positif ditunjukkan dengan terbentuknya warna biru tua secara cepat. Amati pertumbuhan disekitar disk. Reaksi sensitif ditunjukkan dengan terbentuknya zona disekitar disk S , sedangkan reaksi resisten ditandai dengan adanya pertumbuhan disekeliling disk R.

Uji sensitifitas. Reaksi Vibrio spp dalam beberapa media agar miring yang berbeda dapat dilihat pada Tabel 1. Tabel 1. A K jarang. K A jarang. K atau A. K jarang. K adalah alkaline. A adalah asam. Uji ONPG. Inokulasikan 1 ose kultur dari TSI ke dalam tabung yang berisi 0,5 ml larutan physiological saline. Reaksi positif ditunjukkan dengan terbentuknya warna kuning pada media dalam tabung.

Uji oksidatif — fermentatif OF. Tambahkan mineral oil steril setinggi 1 cm - 2 cm kedalam salah satu tabung. Reaksi oksidatif ditunjukkan dengan terbentuknya warna kuning reaksi asam pada tabung yang tidak ditambahkan dengan mineral oil, sedangkan reaksi fermentatif ditunjukkan dengan terbentuknya warna kuning pada tabung yang ditambahkan mineral oil.

Asam mengubah media dari warna hijau menjadi kuning. Uji OF: 2 tabung kiri positif kuning dan 2 tabung kanan negatif hijau. Pewarnaan gram. Buat pewarnaan gram dari setiap koloni terduga V. Bakteri V. Uji biokimia lanjutan. Lanjutkan pengujian apabila pada uji biokimia pendahuluan diatas ditemukan reaksi V. Uji hidrolisis Urea. Reaksi positip ditunjukan dengan perubahan warna media dari orange menjadi merah muda.

Vibrio cholerae tidak mempunyai kemampuan dalam menghidrolisis Urea reaksi negatif. Urea broth negatif. Uji Arginin dihydrolase, Lysine dekarboksilase , dan ornithin dekarboksilase. Tambahkan masing-masing tabung dengan mineral oil steril setinggi 1 cm — 2 cm. Lakukan pengamatan setiap hari. Reaksi dekarboksilase terhadap asam amino menghasilkan pH alkaline dan mengubah media menjadi ungu cerah reaksi positif.

Sedangkan reaksi fermentasi glukosa menghasilkan asam dan mengubah media menjadi warna kuning reaksi negatif. Tabung kontrol yang tidak mengandung asam amino berubah menjadi kuning. Uji toleransi terhadap garam. Reaksi positif ditandai dengan terjadinya kekeruhan yang menunjukkan pertumbuhan. Uji pertumbuhan pada suhu 42 o C. Reaksi positif ditandai dengan terjadinya kekeruhan yang menunjukkan adanya pertumbuhan.

Uji voges - proskauer. Pindahkan 1 ml dari setiap MR-VP broth yang menunjukkan pertumbuhan ke dalam tabung reaksi ukuran 13 mm x mm steril. Tambahkan sedikit kristal keratin untuk mempercepat reaksi. Kocok kembali dan diamkan selama 2 jam. Reaksi positif ditandai dengan terbentuknya warna merah muda sampai merah mirah delima ruby pada media. Uji fermentasi karbohidrat. Reaksi positif fermentasi karbohidrat menghasilkan asam dan mengubah media menjadi kuning Tabel 2.

Uji serologi. Letakkan 1 tetes antiserum Poly Hikojima Inaba-Ogawa disamping suspense koloni. Campurkan antiserum sedikit demi sedikit dengan suspensi koloni sampai tercampur sempurna. Lakukan kontrol dengan menggunakan laruran saline dan antiserum. Goyangkan campuran tersebut ke kiri dan ke kanan dan amati reaksi penggumpalan pada latar belakang yang gelap sebagai berikut:.

Positif apabila terjadi penggumpalan pada larutan kultur dan tidak terjadi penggumpalan pada larutan kontrol. Negatif apabila tidak terjadi penggumpalan baik pada larutan kultur maupun larutan kontrol. Interpretasi hasil. Tabel 2. Kharakteristik minimal uji biokimia untuk identifikasi V. Jenis Uji. Interpretasi Hasil.

Gram-negatif, bentuk batang atau koma. Agar miring: asam kuning. Agar tegak: asam kuning. Oksidatif positif dan Fermentatif positif. Arginin dehidrolase. Lysine dekarboksilase. T 1 N 6 : negatif. Fermentasi sucrose. Fermentasi arabinose. Pelaporan hasil. Laporkan ada positif atau tidak negatif Vibrio cholerae berdasarkan uji biokimia dan serologi. Diposting oleh Nurlina Arfah di Label: Pengetahuan. Tidak ada komentar:. Langganan: Posting Komentar Atom. Agar miring: asam kuning Agar tegak: asam kuning.

GAUDEAMUS HODIE CANON PDF

Hasil Pencarian stainless steel ose

.

BRENDA JACKSON SEDUCTION WESTMORELAND STYLE PDF

.

GULDA PLAY PIANO PLAY PDF

.

Related Articles